Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Membohongi diri

Panggil aku si pandai dalam berbohong Dulu kecil, aku berbohong dengan mengatakan kepada orang tuaku bahwa aku mencuri uangnya yang bernominal kecil, padahal nominal itu sebenarnya cukup besar. Beranjak remaja, aku berbohong dengan mengatakan kepada orang tuaku bahwa nilaiku bagus, padahal nilaiku saat itu sangat jelek. Penghujung remaja, kebohonganku bukan persoalan uang atau nilai, melainkan persoalan diri dan perasaan. Aku berbohong kepada sekitar bahwa aku tak apa. Aku berbohong kepada sekitar bahwa aku tak terluka. Aku berbohong kepada sekitar bahwa aku tak hancur. Aku berbohong kepada sekitar dengan mengatakan cerita kesempurnaan diriku yang sebenarnya semu. Aku berbohong dan terus berbohong. Terlalu banyak kebohongan lain yang kututupi dengan seluruh topeng kebahagiaan yang palsu, hingga aku tak sanggup. Tapi, bagaimana bisa aku berkata jujur kepada dunia jika aku saja berbohong kepada diriku sendiri bahwa aku baik-baik saja?

Lost My Spark

Aku kehilangan gairah terhadap hidupku. Semua hal yang kuinginkan dan kuusahakan rasanya hanya menjadi angin lalu tanpa ada makna. Rasanya aku menjalani kehidupan hanya untuk sekedar hidup tanpa berarti. Aku rasa ini semua datang dari rasa kecewa. Pada awalnya cuma rasa kecewa biasa karna terlalu bersemangat menanggapi satu dan dua hal lainnya. Tapi karna berkali-kali dikecewakan, rasanya batin ini menjadi lelah, bahkan untuk sekedar marah pun sudah tidak bisa. Aku bahkan berusaha mencari segala hal yang bisa membangkitkan gairah hidupku, tapi tak ada satupun yang bisa. Hidupku terlalu begitu-gitu saja. Rasanya cuma ada warna abu-abu tanpa ada warna lainnya. Padahal dulu warna diriku ada banyak. Kenapa, ya? Padahal aku memperlakukan sekitarku dengan sebaik mungkin tanpa berusaha mengecewakan mereka. Tapi kenapa malah aku yang terus mereka kecewakan? Apa perasaanku terlihat gampangan? Ataukah ekspetasiku yang berlebih? Entah kapan, tapi aku harap bisa menemukan kembali gairah dalam hidu...